[beasiswa] [INFO] TIPS untuk beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF)

Bagi anda yang sedang mencari informasi tentang [beasiswa] [INFO] TIPS untuk beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF), maka Kali ini kuliahonline.net menyampaikan tentang [beasiswa] [INFO] TIPS untuk beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF) sebagai berikut:

[beasiswa] [INFO] TIPS untuk beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF)

Untuk rekan2 yang ingin mengikuti seleksi beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF) dan ingin sukses mendapatkannya, silahkan baca tips2 yang ditulis oleh seorang rekan yang sudah pernah mendaptkannya di tautan ini.
Selamat mencoba.
Salam
Luth
Saya selalu menerima pertanyaan dari orang yang belum pernah saya kenal hingga teman-teman terdekat mengenai langkah-langkah meraih beasiswa ke Perancis. Sebagian besar memiliki kebingungan dan pertanyaan yang hampir sama, sehingga mendorong saya untuk menulis artikel ini. Tips yang saya berikan sebagian berlaku umum dan sebagian yang lain khusus untuk mereka yang berminat mengambil beasiswa S2 ke Perancis. Saya bagi tulisan ini dalam 4 bagian, (1) Sebelum mengirimkan lamaran beasiswa, (2) saat proses aplikasi hingga wawancara dan pengumuman berlangsung, (3) saat berada di negara tujuan, hingga (4) setelah kembali ke tanah air.
1. Sebelum Mengirimkan Lamaran Beasiswa
A. Motivasi kamu: Kenapa Melanjutkan ke Jenjang S2 ?
Apa yang memotivasi kamu untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 ? ini adalah pertanyaan personal dan professional. Hanya kamu yang bisa menjawab ini. Apakah memang ingin mengembangkan diri, karir, jaringan, pengalaman dan ingin melihat negeri lain hingga alasan ketiadaan pekerjaan yang sesuai dengan harapan di negeri sendiri.
B. Motivasi kamu: Kenapa harus ke luar negeri ?
Pertanyaan ini akan bisa kamu jawab setelah kamu bisa menjawab pertanyaan pertama di atas. Banyak teman saya yang percaya bahwa dengan belajar ke luar negeri (LN), terutama mereka yang menempuh studi S2 atau S3, kepulangan mereka ke tanah air akan mendongkrak gaji dan jenjang karir. Faktanya: tergantung apa pekerjaan kamu saat mendapat beasiswa dan sebesar apa pengalaman, usaha, serta jaringanmu setelah selesai kuliah di LN. Jika kamu minim pengalaman kerja, jaringan, apalagi minim dalam berusaha, gelar sarjana dari LN tidak serta merta membuat kamu tiba-tiba mendapat pekerjaan dengan gaji bagus seperti turun dari langit. Faktor ini akan berbeda lagi jika kamu adalah akademisi yang bekerja di universitas atau pegawai negeri yang bisa mengurus jenjang karir. Banyak faktor yang akan menentukan kesuksesan kamu dalam berkarir. Lulusan luar negeri saja tidak cukup.
Bagi saya (untuk poin A dan B), sekolah lagi adalah media untuk menajamkan analisis, berfikir secara lebih terstruktur, yang penting lagi, memberikan kesempatan berjejaring dan pengalaman. Saya pilih ke LN karena akan membuat saya lebih mandiri dan dapat mengembangkan diri. Hal yang sebenarnya juga dapat saya temukan di negeri sendiri. Negeri lain membuat kesempatan membuka mata dan pikiran lebih lebar karena harus mengalami banyak perbedaan baik budaya, bahasa, cara berpikir dan tentunya kesempatan melakukan perjalanan dan melihat sisi lain dunia.
C. Apakah Harus Pintar?
Di kampus saya termasuk mahasiswa yang biasa saja. Tak Ada yang istimewa. Hanya saja, saya percaya bahwa kehidupan kemahasiswaan akan hampa bila hanya duduk di kelas mengikuti perkuliahan lalu pulang kerumah. Kegiatan luar ruang kelas juga modal dasar untuk mengembangkan diri. Pintar bukan alasan utama dipilih mendapatkan beasiswa. Walau memang ada standard IPK yang harus dipenuhi sebagai syarat minimal. Aktivitas kamu di luar kampus atau prestasi di kantor adalah nilai tambah bukan hanya dalam CV, tapi juga terlihat melalui motivasi, pola pikir, dan kesungguhan kamu. hal ini akan terlihat dalam dokumen-dokumen yang kamu sertakan dalam aplikasi lamaran beasiswa kamu.
D. Apakah Harus Punya Pengalaman Bekerja?
Tidak semua beasiswa mensyaratkan secara tertulis untuk pelamar punya pengalaman bekerja. Tapi ada baiknya punya pengalaman bekerja sebelum ke LN. Jangan putus asa dan tidak berani mengirimkan aplikasi apabila belum punya pengalaman bekerja. Ada persyaratan lain yang bisa kamu penuhi semisal surat rekomendasi dan proposal yang akan kita bicarakan lebih detil di bagian II tulisan ini. Saya mengatakan ada baiknya punya pengalaman bekerja sebelum ke LN karena paling tidak kamu punya amunisi, walau minim sekalipun, sebagai modal awal menuju proses pematangan diri dan pengetahuan, selain juga menghadapi berbagai kemungkinan dan kesempatan dalam kegiatan belajar di LN. Namun hal ini tidak berlaku mutlak. Kepribadian, motivasi dan kesungguhannlah yang akan membuat kamu lebih menyerap ilmu pengetahuan selama belajar dan menangkap setiap peluang di depan mata.
E. Negeri Tujuan
Banyak yang tidak tahu ke negeri mana sebaiknya melanjutkan studi. Apabila kamu telah bisa menentukan negeri tujuan, percayalah bahwa kamu sudah selangkah lebih maju. Saya punya teman yang sangat termotivasi untuk mendapat beasiswa S2 ke LN. Dia melamar ke semua beasiswa LN mulai Jepang, Perancis, Belanda, Inggris, dan banyak lagi hingga beasiswa yang ada di dalam negeri. Setelah dua tahun mencoba ke hampir banyak negara, akhirnya dia mendapat hasil dari usahanya. Saat itu dia berkata pada saya bahwa di negeri mana pun tak jadi soal asal dapat beasiswa untuk master ke LN. Negeri tujuan tentu akan sesuai dengan jurusan, sekolah yang ingin dituju, jaringan yang diinginkan, serta daya tarik dan pikat negeri tersebut. Dan yang lebih penting adalah: kesempatan.  Ingatlah bahwa negeri tujuan akan mempengaruhi kemampuan berbahasa kamu nantinya dan jaringan pertemanan yang akan berguna pada masa-masa yang akan datang setelah kamu lulus dan berkarir. Banyak jenis beasiswa yang bisa dieksploras seperti: BGF-Perancis, ADS-Australia, DAAD-Jerman, Stuned-Belanda, Chevening-Inggris, Fullbright-Amerika. Selain itu, pihak universitas juga ada yang memberikan beasiswa langsung kepada calon mahasiswanya.
Bersambung Ke Bagian II…
*Saya beri judul OOT karena article di atas diluar tema website ini
========
November
24
Setelah membahas tentang tahapan dan hal-hal yang harus diketahui sebelum mengirimkan lamaran. Masih ada tahapan kedua.
2. Proses Aplikasi – Wawancara – Pengumuman
A. Dokumen Apa yang Harus Disiapkan?
Kamu sudah menentukan negara tujuan maka langkah selanjutnya adalah mengirimkan aplikasi. Modal utama dalam melamar beasiswa adalah: rajin membaca dan perhatian pada detil. Perhatikan seluruh informasi yang tersedia dan persyaratan yang diminta. Ingin mendapat beasiswa, harus rela mengorbankan waktu untuk browsing cari informasi. Semua tersedia di internet. Search, search and search!. Untuk tahu segala informasi mengenai beasiswa, kamu dapat bergabung di milist beasiswa yahoo group (subscribe ke beasiswa@yahoogroups.com ) atau klik di sini. Entry-entry lama juga dapat dilihat di sini dan ini.
Untuk beasiswa Boursier du Gouvernement Francais (BGF), dokumen terpenting dalam aplikasi beasiswa adalah surat rekomendasi dari universitas kamu bagi mahasiswa atau supervisor bagi yang bekerja. Matangkan proposal riset atau proposal project professional tergantung tipe master kamu. Serta surat motivasi yang baik. Isi formulir dengan benar dan lengkapi semua dokumen yang diminta. Perhatikan syarat IPK minimal karena ada yang meminta minimal 2,75 ada juga yang meminta minimal 3,0 atau 3,5. Untuk beasiswa BGF persyaratan minimal untuk IPK adalah 3,0 dan 3,5 untuk bidang sains dasar. Jangan lupa lampirkan bukti TOEFL atau IELTS yang biasanya akan diminta.
Kamu juga harus memperhatikan topik yang sedang diusung beasiswa tersebut (bila ada). Sebagai contoh, sangat jarang mahasiswa jurusan pariwisata mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi. Namun pada saat saya melamar beasiswa, topik yang sedang dicari untuk menjadi calon BGF adalah ilmu terkait lingkungan, humanisme, politik, hukum. Jurusan yang ingin saya tekuni adalah manajemen destinasi wisata terkait pariwisata berkelanjutan/ekowisata yang sangat terkait erat dengan lingkungan.
B. Kemampuan Berbahasa
Sebenarnya ini adalah syarat mutlak kecuali untuk bidang-bidang yang tidak bersinggungan dengan banyak pihak. Misal untuk jurusan kimia murni, sebagian besar waktu akan dihabiskan di lab sehingga tidak memerlukan kemampuan bahasa tingkat tinggi. Tapi untuk jurusan ilmu sosial yang membutuhkan banyak komunikasi, presentasi, menulis, kemampuan bahasa tingkat tinggi jelas diperlukan. Yang perlu dipikirkan adalah dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana kamu bisa mengurus tempat tinggal, berinteraksi dengan teman-teman jika tidak bisa berbahasa negara tempat kamu tinggal dan belajar ?. Kecuali kamu berencana tinggal di kamar sepanjang hari. Untuk beasiswa BGF, kamu tidak harus bisa berbahasa Perancis saat melamar beasiswa. Apabila diterima akan diberi kursus intensif selama 10 bulan untuk belajar bahasa dan semua biaya ditanggung pihak kedutaan. Namun, kemampuan Bahasa Perancis adalah mutlak untuk mendukung kehidupan kamu sehari-hari dan di kampus. Di Perancis, urusan administrasi untuk orang asing termasuk yang paling ribet sedunia tapi akan mudah  jika kamu punya dokumen lengkap dan bisa berbahasa Perancis dengan baik.
C. Kontak Awal dengan Pihak Universitas
Alangkah baiknya kalau kamu sudah punya informasi di universitas mana dan jurusan apa tepatnya yang akan kamu ambil jika mendapat beasiswa. Makin spesifik jurusan dan universitas yang kamu tuju, makin besar peluang kamu. Apabila dipanggil wawancara, ini akan menjadi modal untuk menunjukkan bahwa kamu sudah browsing dan benar-benar mengetahu apa yang ingin kamu lakukan. Walaupun nantinya kamu belum tentu memilih atau diterima di universitas tersebut. Nilai kamu akan lebih plus lagi apabila kamu sudah menjalin kontak dengan profesor atau penanggung jawab di jurusan pada universitas yang kamu tuju. Jangan dulu pikirkan apa yang harus kamu lakukan, apakah kamu akan lulus mendapat beasiswa atau tidak, mayoritas para profesor dan penanggung jawab di universitas mengetahui mekanisme beasiswa dari pemerintah atau universitas mereka di negara berkembang. Hal terpenting adalah kamu berani menjalin kontak. Untuk kasus Perancis, sebagian besar profesor dan penanggung jawab bidang studi tidak suka berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Jadi jangan kecewa kalau email-email kamu tidak dijawab. yang penting kamu sudah menjalin komunikasi.
Email kamu kepada mereka nantinya bisa dijadikan bukti saat wawancara apabila kamu belum mendapat respon. Sertakan semua bukti komunikasi kamu dengan universitas yang dituju walau belum ada jawaban. Setelah kamu diterima beasiswa dan bisa berkorespondensi dalam Bahasa Perancis, kirimi kembali profesor dan penanggung jawab pada universitas yang kamu tuju dengan Bahasa Perancis dan lihat bedanya . Dalam tahapan ini, kamu tak harus perfect seolah-olah bisa lancar berbahasa Perancis. Inti berkomunikasi adalah bagaimana membuat orang lain mengerti apa yang kita sampaikan dan tujuan kita. Jadi tak perlu takut dengan kemampuan bahasa yang pas-pas an di awal-awal.
D. Sesi Wawancara
Kamu lulus tahap awal/berkas dan dipanggil wawancara. Apa yang harus dilakukan ? wawancara memiliki kompleksitas yang berbeda. Ada elemen psikologis (semangat dan motivasi), cara berkomunikasi dan penguasaan materi yang harus kamu miliki. Tunjukkan kamu tahu apa yang kamu lakukan, motivasi melanjutkan studi di negara tersebut, kenapa memilih negara tersebut, serta jangan ragu-ragu dan berkomunikasilah dengan baik. Khusus untuk wawancara BGF, tatap mata juri dengan sopan saat berbicara karena orang Perancis menganggap seseorang takut/tidak jujur/ragu apabila kita tidak melihat mata mereka saat berkomunikasi. Tunjukkan print-out komunikasi kamu dengan pihak universitas (jika ada) atau print-out informasi mengenai jurusan yang akan kamu ambil di universitas terkait. Saat menjalani sesi wawancara, saya menunjukkan print-out informasi universitas dengan jurusan yang saya tuju. Sebelum wawancara berlangsung, tidak satupun email saya dijawab oleh profesor dan penanggung jawab di universitas yang saya tuju.
Pertanyaan yang biasa muncul adalah seputar jurusan yang kamu ambil, apa yang telah kamu lakukan, prospek jurusan kamu, dan apa yang akan kamu lakukan ketika kembali ke tanah air; kenapa memilih Perancis sebagai negara tujuan, langkah apa yang sudah kamu ambil untuk mengetahui universitas atau jurusan yang akan kamu ambil.
E. Pengumuman
Diterima maupun tidak, surat pemberitahuan akan dikirim via email dan pos. Kamu telah melalui satu tahap penting dalam kelanjutan studimu. Tapi ini justru awal dari segalanya. Bagaimana bisa ?
informasi mengenai apa yang harus kamu lakukan setelah mendapat beasiswa, saat berada di negara tujuan, dan setelah selesai masa studi,  akan saya bagi dalam bagian III tulisan ini.

__._,_.___

40 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Demikianlah artikel mengenai [beasiswa] [INFO] TIPS untuk beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF) Semoga Bermanfaat Bagi Anda.